Cinderella, the Ending Story…

Kadang labu menertawakanku,

memberiku tumpoangan ke tengah jiwa-jiwa bersalju.

Hingga bulan masih memberiku terang di tengah malam,

dan peri menolongku menerjang gerobak khayalan.

Aku berteman dengan keprihatinan,

bersaudara dengan kebinasaan.

Dan terbilang halus,

bersinar didalam hati.

Cinderella lari dari pesta dansa, meninggalkan sebelah sepatu kacanya. Lalu dia ditemukan pangeran yang telah jatuh cinta kepadanya, mereka menikah dan bahagia. Itulah ending cerita Cinderella yang banyak diketahui orang. Tapi, adakah yang pernah memikirkan ending atau akhir sesungguhnya dari kisah ini???

Sepatuku terbuat dari kaca,

rapuh tapi tak mudah retak.

Hatiku terbuat dari daging merah,

rapuh dan mudah tergores luka.

Uhm, bagaimana jika setelah Cinderella di istana, dia ternyata tidak disukai oleh penghuni istana, bahkan oleh mertuanya? Sungguh sedih tampaknya. Apalagi dilengkapi intrik dan konflik. Mungkin dia ingin diculik oleh sekawanan orang yang tidak bertanggung jawab (meskipun penjaga dan tentara istana pastinya menjaganya, itu kalau mereka menjaganya), ataupun ingin dibunuh oleh orang suruhan keluarganya yang jelas-jelas membencinya. Banyak kemungkinan memang, dan ini mungkin agak sedikit provokatif bagi semua yang membacanya. Namun maksud saya bukan untuk menakut-nakuti Anda semua, saya hanya ingin kita semua sadar bahwa kehidupan adalah perubahan dan perjalanan mengikuti waktu, banyak hal bisa terjadi, dan akhir dari semua ini hanyalah perubahan juga.

Semua orang memikirkanku,

bahagia,,,

mereka tidak pernah memandang,

kegelapan dibalik semua kelopak mataku,

yang dianggap gadis beruntung.

Mereka harus tahu,

aku bersamanya karena aku berusaha bersamanya,

bukan karena keberuntungan,

atau keajaiban…

Apapun ending Cinderella, seorang teman baik sering berkata.

“Jika kamu mencari cinta yang abadi dan bahagia, carilah cinta yang penuh perubahan membahagiakan, tapi ingat, segala perubahan adalah tidak selalu nyaman dan berhasil”.

Kadang cinta gagal,

kadang cinta berhasil,

kadang cinta berhenti,

kadang cinta mati,

kadang cinta bersemi,

disini…

8 thoughts on “Cinderella, the Ending Story…

    • terinspirasi dari film jepang “Kurosagi”,.,.,tokoh utamanya selalu bilang, apakah kamu tahu bagaimana ending sebenarnya cerita Cinderella??? Sampai akhir filmnya baru dijelasin gimana,,.,hehe. UHm, hanya mencoba berbagi, bahwa terkadang kita harus berpikir dari perspektif yang beda mengenai sesuatu yang sudah kita “ketahui”. ^_^
      thanks for reading. Ikutin terus yea,.,hehe

  1. emng sh bnyk orang yg tau ending crita tu cm mpe ‘mereka menikah an hidup bhagia slmany’..bhkan ad yg pngen ky gt…
    hmm…gmn kalo qt buat film Cinderella bagian k 2…sapa tau tu bs ngubah pandangan mreka, kalo hidup bhagia slmany tu ng ad…

    • yapz,.,begitulah,.,.,
      semua orang pasti akan bahagia kok,.,cuma bagaimananya itu yang perlu dipikirkan,.,fenomena cinderella mungkin terjadi, tapi kadang semua ga berjalan segampang itu kan,.,hehe,.,

      Bole-bole,.,Cinderella part 2,.,hahahaha

      • bagiku,.,,sakit hanyalah bahagia yang 0,0000…0001%,,,tapi bila kita sudah ikhlaskan,.,itu bisa jadi kebahagiaan 100%,.,
        sedih, marah, kecewa,.,cuma nama lain dari “bahagia” yang sedikit,.,,
        klo kebahagiaan ga ada selamanya dalam diri kita itu = mati,.,ato ke laut aja loe,.,,wkwkwkw,.,.,
        it’s mean,.,our life is happy enough as our thinking n feel bout that happiness,.,”///

    • ada koq…cuman perlu perjuangan kontinue..
      TRUST ME

      HIDUP BAHAGIA SELAMANYA adalah sebuah pilihan…
      JIka kita memilih untuk hidup bahagia, maka pasti kita akan mendaya-upayakan energi kita untuk mencapi nya

      JUST CHOOSE IT… ๐Ÿ˜€ and you will got it…๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s