Aku Tak Tahu Menahu

Dicolok,

mataku sakit bergelimpangan air,

mata, disinilah letak aku melihat.

Pusing ah,

mencari sebuah makna,

disanalah kesalahan,

mata, tak mampu menahu.

Dan tak tahu.

Hari yang resah, disini tempat aku selalu berkeluh kesah. Hanya tempat terakhir disaat kemalasan menghantui tiap langkah yang mulai suram. Aku harus bertindak. Tapi kenapa harus ada tapi, sebuah excuses yang aku benci. “Tapi” dicintai “tapi”. Pusing? sama, Saya juga.

Tergelak tawa,,,

ha,.,.,ha,.,.,ha,.,.,

Kemana harus kucari lagi, setiap sudut kurengkuh tiada kepastian. Mungkin hidup di jaman yang dinamis menjadi kehidupanku. Sudahlah, aku juga bukan menceritakan diriku. Ini tentang Dia, yang selalu kupandang. Terkadang Dia terbangun dengan segala semangat yang dimilikinya. Sehari Dia tertidur, dan malas. Kadang dia cemberut dan selalu memikirkan semua tentang kehidupan, tentang cinta, masa depan dan pengharapan. Sewaktu dia tertawa bersama semuanya. “Perubahan hanya butuh satu hal, yaitu tindakan”. Dan aku juga akan bertindak.

Celoteh mami,

bangun pagi haruslah mandi,

jika tidak,

akan digigit nyamuk kemalasan.

Benar juga sih, daripada memikirkan kata-kata yang Saya buat sendiri dan penuh ketidakmengertian ini, lebih baik mengurung diri di kamar mandi dan menyanyikan lagunya Rocket Rockers : Bangkit!!!!!!!!!

PS: Terima Kasih telah menjadi pembaca setia blog ini. (hehe…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s