Saat Ini Pun,.,.,

Kutengok jam dinding di sebelahku, hanya teronggok suaranya yang berdetik.

Memang, semenjak kecelakaaan itu, mataku hanya bisa mengabu,.,

Kutilik jemari di tangan kiri, yang kurasa sedikit bekas luka, tak dalam, tapi cukup menggores hatiku.

Andai mereka melihatku yang tak melihat ini,

mungkin mereka akan menceritakan bagaimana kejamnya dunia sekarang. Paling tidak, aku mampu bersyukur bahwa aku masih diijinkan hidup.

Di tengah bunuh diri yang naik daun.

Siapa yang tak kenal akan aku?

sedikit pincang dan tak kenal mereka yang menyebutku, bahkan yang menulis tentangku.

Tak penting. Hanya mencoba untuk tetap berada, dan eksis di mata dunia.

Ketika ketidakberaturan ini kuceritakan, aku mampu melihat satu titik terang melalui celah kelopak mata.Yang kulubangi dengan paku, kehidupan.

Ini sungguhlah menyenangkan. Ada cahaya yang datang…dan membuaku girang.

4 thoughts on “Saat Ini Pun,.,.,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s