Hujan Lagi

Saat hujan lagi,

hatiku meringis sepi,

tak ada jalan tuk pergi, atupun kembali…

Saat hujan lagi,

di tengah asaku meratap iri,

terhadap awan yang gelap menutup matahari,

dan juga bintang yang bersembunyi.

Kata orang hujan gerimis itu romantis, dan hujan yang deras itu penuh kehangatan saat kita tertidur pulas. Tapi kalau sedang sendiri?? uhm,,,, tak jelas mau bilang apa,,, hahaha,.,.,

Teringat mawar,

dan melati.

Bau harumnya semerbak menghias pikiran ini.

Di saat hujan datang lagi.

5 thoughts on “Hujan Lagi

  1. waaahhh,,,
    ternyata kamu penyair yang handal,,
    mampu menuangkan emosi jiwa dalam paduan kata – kata…

    ” aku suka kata – katamu ”

    – Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s