Diantara Gunung Tinggi dan Bukit-bukit Kejauhan

Aku mendengar sendiri keluhan kecilku

Akan kepedihan di dalam hati

Yang tak mampu berbuat lebih dari menangis

Ku tak berdaya…

Aku menatap kembali masa ringanku

Saat beban tak terlalu berat di jiwa

Yang mampu gembira dan tertawa sendiri

Aku tak berdaya…

Disaat kehampaan hati ini

Mulai bertemu dengan cinta

Juga beberapa kasih yang sesungguhnya

jarang untuk abadi

karena aku terlalu sibuk dengan kata-kata

bagaimana untukku berucap…

Kutunggu mataku terpejam

dan saat terbuka ku menemukan hati sebelah

yang terbawa masih jauh

diantara gunung tinggi

dan bukit-bukit kejauhan…

Aku menangkap sendiri kesedihan

Yang sebetulnya masih terus bersembunyi

Dalam kenangan dan keindahan

Dalam cinta dan kasih yang dipancarkan

Dan olehmu akhirnya aku berkata-kata…

Hingga aku tak berdaya…

4 thoughts on “Diantara Gunung Tinggi dan Bukit-bukit Kejauhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s