Diantara Gunung Tinggi dan Bukit-bukit Kejauhan

Aku mendengar sendiri keluhan kecilku

Akan kepedihan di dalam hati

Yang tak mampu berbuat lebih dari menangis

Ku tak berdaya…

Aku menatap kembali masa ringanku

Saat beban tak terlalu berat di jiwa

Yang mampu gembira dan tertawa sendiri

Aku tak berdaya…

Disaat kehampaan hati ini

Mulai bertemu dengan cinta

Juga beberapa kasih yang sesungguhnya

jarang untuk abadi

karena aku terlalu sibuk dengan kata-kata

bagaimana untukku berucap…

Kutunggu mataku terpejam

dan saat terbuka ku menemukan hati sebelah

yang terbawa masih jauh

diantara gunung tinggi

dan bukit-bukit kejauhan…

Aku menangkap sendiri kesedihan

Yang sebetulnya masih terus bersembunyi

Dalam kenangan dan keindahan

Dalam cinta dan kasih yang dipancarkan

Dan olehmu akhirnya aku berkata-kata…

Hingga aku tak berdaya…

Cinderella, the Ending Story…

Kadang labu menertawakanku,

memberiku tumpoangan ke tengah jiwa-jiwa bersalju.

Hingga bulan masih memberiku terang di tengah malam,

dan peri menolongku menerjang gerobak khayalan.

Aku berteman dengan keprihatinan,

bersaudara dengan kebinasaan.

Dan terbilang halus,

bersinar didalam hati.

Cinderella lari dari pesta dansa, meninggalkan sebelah sepatu kacanya. Lalu dia ditemukan pangeran yang telah jatuh cinta kepadanya, mereka menikah dan bahagia. Itulah ending cerita Cinderella yang banyak diketahui orang. Tapi, adakah yang pernah memikirkan ending atau akhir sesungguhnya dari kisah ini??? Continue reading